Posted in Profile

Assalaamu’alaikum ww. Selamat bergabung dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), semoga mendatangkan keberkahan bagi kita semua dan memberi maanfaat nyata berupa terentasnya kaum fakir miskin dan kurang beruntung dari status mustahiq (penerima zakat). Semoga tahun depan mereka dapat beralih status menjadi muzakki (pembayar zakat) atas dukungan kaum muslimin.

Dengan Produk Domestik Bruto (PDB, 2007) lebih Rp 2.500 Triliun dan asumsi 35% berasal dari kalangan muslim yang kena wajib zakat, maka potensi zakat maal (2,5% dari penghasilan atau produksi) di Indonesia lebih dari Rp 21 Triliun setiap tahun. Belum lagi potensi infaq, shadaqah, wakaf, dan lain-lain, yang di atas kertas jumlahnya lebih besar lagi.Namun pada kenyataannya, angka riil ZIS di Indonesia yang termonitor (melalui lembaga amil zakat) belum mencapai Rp 100 Miliar per tahun. Moga-moga ZIS yang tidak termonitor (dilakukan langsung antar masyarakat) jumlahnya lebih besar lagi.

Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, berinfaq, bershadaqah, berwakaf, dan berhibah, ternyata memerlukan sumber daya yang luar biasa, baik dari segi waktu, tenaga, maupun terutama, biaya. Bila menggunakan sarana iklan melalui surat kabar, mudah untuk dihitung, berapa kali dalam setahun, dan berapa besar ukurannya? Apakah biaya itu cukup memadai dibanding hasil ZIS yang dapat dimobilisasi untuk disalurkan kembali kepada mustahiq? Sebaliknya, menggunakan metoda sosialisasi yang lebih konvensional juga tidak mudah, misalnya dengan mendayagunakan para relawan untuk berkunjung ke rumah-rumah. Belum tentu kedatangan mereka mendapatkan sambutan yang memadai, khususnya di kota-kota besar dengan masyarakat heterogen yang penuh kesibukan. Bahkan akhir-akhir ini ada upaya black campaign dari kelangan tertentu yang mengajak kaum muslimin untuk mencurigai penagih zakat ke rumah-rumah, dengan alasan penggunaannya tidak jelas. Sebuah ajakan yang tidak bertanggung jawab, mengingat berzakat merupakan kewajiban melekat bagi setiap muslim yang memiliki kelebihan harta atau penghasilan, dan mereka yang tidak berzakat akan menanggung dosa dunia akhirat.

Namun demikian, lembaga amil zakat termasuk Baitul Maal Hidayatullah tidak boleh menyerah. Apalagi pendirian lembaga ini dilandasi niat beramal shaleh, mendukung program keummatan ormas Hidayatullah dalam membantu kalangan kurang beruntung dan mendukung dakwah Islam di pelosok nusantara. Sejak zaman Wali Songo, gerakan dakwah di kawasan sulit mutlak memerlukan peran dan dukungan fasilitator yang berada di pusat-pusat kekuasaan dan ekonomi. Tanpa itu, dakwah akan berjalan lambat, dan tertinggal jauh dibanding upaya missionaris yang berdana besar.

Niat amal shaleh yang benar itu, bila ditunjang dengan usaha yang benar dan memenuhi syarat-syarat profesionalisme, insya Allah akan mendatangkan pertolongan Allah, baik melalui cara-cara yang dapat diduga maupun cara tak terduga yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah SWT. Oleh karena itu, melalui media ini, kami selaku Dewan Pembina BMH mengajak segenap lapisan ummat Islam untuk bahu-membahu dengan BMH memajukan dakwah Islam di seluruh penjuru nusantara. Betapa banyak kawasan yang belum tersentuh gerakan dakwah secara memadai, baik karena terbatasnya tenaga da’i maupun kurangnya sarana ibadah? Apakah kita tidak tergerak bila mendengar sebuah komunitas muslim tidak dapat melaksanakan Shalat Jumat karena satu-satunya masjid di kecamatan itu terdapat di pulau lain? Anak-anak merekapun tidak dapat belajar membaca al-Quran karena ustadznya tidak ada?

Mari manfaatkan BMH untuk mendayagunakan ZIS Anda bagi pengembangan dakwah, bagi pendidikan para calon da’i, bagi pendirian sekolah, layanan kesehatan, dan bantuan-bantuan sosial lainnya. Puluhan juta muslim Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, mustahil mereka melepaskan diri dari lingkaran kemiskinan itu tanpa bantuan dari pihak lain.

Melalui BMH, Anda dapat melakukan komunikasi interaktif (dua arah), baik dalam merencanakan, merealisasikan, maupun mengevaluasi dana ZIS Anda. Berikan masukan-masukan demi perbaikan pengelolaan dana ummat. Bila lembaga amil zakat nasional BMH ini baik, niscaya akan mendatangkan lebih banyak manfaat bagi ummat, dan memberikan kepuasan para muzakki. Sebaliknya bila performanya buruk, bukan hanya muzakki yang dirugikan, namun seluruh kaum muslimin akan terkena imbasnya.

Kepada seluruh jaringan BMH di Indonesia, kami mengingatkan agar menjaga amanat ummat ini sebaik-baiknya, melayani sepenuh hati dengan standar pelayanan dan pengelolaan yang baku, tunjukkan citra sebagai lembaga ummat yang terpercaya. Berikan senyuman dan doa kepada para muzakki karena para malaikatpun mendoakan mereka atas kepatuhannya menafkahkan harta di jalan Allah.

Jazaakumullah khairan katsiira,

Wassalaamu’alaikum ww.


blog comments powered by Disqus

Agenda Bulan Ini

Layanan Kesehatan Gratis :

  • 01 Januari 2012 di Desa Jati kec. Tarokan, Kediri
  • November 2012 di 48 Kasembon, kab. Malang

Pembinaan KPM3 21 Januari 2012 di Pesantren Ar-Rahmah Putri, Sumbersekar, Dau, Malang

Pengajian Umum Bersama K.H.Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) 21 Januari 2012 di Pesantren Ar-Rahmah Putri, Sumbersekar, Dau, Malang

Aa Gym Hadir di Malang

Bantuan Berobat Gratis pelaksanaan selama Januari 2012, kerjasama dengan Klinik Syifa Husada, Tegalweru, Dau Kab.  Malang

Majalah Suara Hidayatullah

Content View Hits : 70720